Frame Tenda: Aluminium Alloy vs Fiberglass

Frame pada tenda adalah merupakan kerangka dari tenda tersebut. Oleh karena itu frame tenda harus kuat dan tahan lama, namun demikian terdapat kelas dan jenis yang berbeda pada frame tenda. Ada dua bahan frame tenda yang paling populer yaitu yang berbahan aluminium dan fiberglass. Karena frame tenda adalah merupakan bingkai pendukung tenda anda, maka dari material apakah frame tersebut terbuat? Itu sangatlah penting untuk diketahui. Aluminium dan Fiberglass keduanya memiliki kekuatan dan kelemahan. Mengenali kedua material ini akan membantu anda dalam memilih tenda tempat anda bernaung dialam bebas.

Mungkin sebagian anda tidak menganggap frame tenda sebagai faktor kunci saat memilih tenda, bahan dari frame dan kemampuan kerjanya dapat mempengaruhi hal-hal pada sebuah tenda, sepeti misalnya: berat tenda, tinggi tenda dan kekuatannya. Jadi sangatlah berguna jika kita mempertimbangkan frame tenda saat memilih sebuah tenda. Pada umumnya dewasa ini frame tenda terdiri dari beberapa bagian yang biasanya dihubungkan oleh tali elastis, dan pada bagian salah satu ujung frame terdapat bentuk jantannya atau disebut dengan Ferrule, yang berguna untuk mempermudah penggabungannya. Frame tenda yang fleksibel memberikan dukungan struktur pada tenda seperti tenda berbentuk dome, tenda berbentuk tunnel (terowongan) dan variasi lainnya pada kedua bentuk tenda ini. Untuk memasang tenda pada umunya frame di tekukan menjadi seperti bentuk busur, atau umumnya setengah lingkaran penuh. Tiang-tiang tenda seperti ini haruslah terbuat dari bahan yang fleksibel, kuat dan ringan. Aluminium alloy dan fiberglass adalah bahan frame tenda yang paling umum. Masing-masing bahan tenda ini berbeda daya tahan dan cara kerjanya.

Untuk fiberglass, salah satu ujung batang framenya di masukan kedalam external ferrule yang diameternya lebih besar dari pada diameter batang framenya dan terbuat dari besi. Untuk aluminium alloy frame biasanya memiliki internal ferrule pada salah satu ujung batang framenya, hal ini membuat sambungan pada frame aluminium lebih mulus dari pada frame fiber

FRAME ALUMINIUM

Frame aluminium ringan, namun meskipun ringan tapi sangat kuat. Hampir semua frame aluminium memiliki performa yang bagus seperti halnya di musim panas saat di pakai pada dinginya musim dingin. Dalam tekanan yang berat, frame ini hanya akan tertekuk atau bengkok, dan jika seandainya pecah, maka akan terbelah menjadi dua. Karena frame yang bengkok masih bisa diperbaiki, maka ini adalah nilai tambah yang besar untuk frame aluminium. Korosi adalah satu-satunya kelemahan frame aluminium. Hampir semua frame jenis ini memiliki coating protektif, tapi anda tidak bisa terlalu mengandalkannya, karena lapisan tersebut akan luntur pada akhirnya.

FRAME FIBERGLASS

Keunggulan besar dari frame tenda fiberglass adalah harganya lebih murah daripada frame aluminium. Kelebihan lainnya adalah fiberglass tidak mengalami korosi. Satu-satunya sumber keausannya adalah penanganan yang kasar saat digunakan. Sedangkan sisi kurangnya dari fiberglass adalah tidak sekuat aluminium, dan ini berarti untuk mendapatkan kekuatan yang sama dengan frame aluminium maka frame fiberglass haruslah lebih tebal dan ini membuatnya menjadi jauh lebih berat. Karena bobotnya yang berat membuat umur kelenturan dari tali elastis didalam frame Fiberglass jauh lebih cepat menjadi kendor dan ini menyebabkan sambungan frame jadi mudah lepas dan memberkan kesulitan pada pengguna saat mendirikan tenda, terutama jika mendirikan tenda seorang diri.

PERBANDINGAN.

Frame aluminium telah menggantikan frame fiberglass sebagai standar untuk frame tenda – dengan banyak alasan yang bagus, yaitu:

  • Saat ini hampir satu-satunya alasan untuk tetap membeli tenda yang mempunyai rangka frame dari fiberglass adalah karena harganya yang murah dan bisa menghemat uang. Jika tujuan anda membeli tenda hanya untuk camping di dataran rendah yang minim angin (untuk kelompok pramuka misalnya), atau jarang-jarang digunakan tendanya, anda mungkin bisa memilih frame fiberglass. Namun, jika anda sering menggunakan tenda dan penggunaanya untuk pendakian gunung atau digunakan di daerah yang banyak angin, lebih baik membeli tenda dengan frame aluminium.
  • Selain itu dalam cuaca dingin, frame fiberglass mudah menjadi kaku dan patah, sementara frame aluminium tetap bisa mempertahankan fleksibelitasnya pada suhu yang dingin extrem sekalipun, memang aluminium mudah untuk korosi namun dewasa ini seluruh frame aluminium tenda sudah dilindungi dengan lapisan anodized untuk melindunginya dari korosi.
  • Saat menerima tekanan berat, frame fiberglass mudah patah, patahan itu berbentuk pecahan dan sangat sulit untuk melakukan perbaikan darurat, namun bisa di perbaiki dengan lak ban (duc tape) tapi hasilnya tidak memuaskan. Sedangkan frame aluminium cenderung menjadi bengkok, bukan pecah saat menerima tekanan berat.
  • Jika frame aluminium bengkok anda masih bisa menggunakannya, dengan sedikit hati-hati anda bisa mengembalikannya menjadi lurus meski tidak sempurna lurusnya. Jika seandainya patah bisa mudah disatukan dan bisa dilakukan perbaikan darurat dengan menggunakan “Ferrules” yaitu batang frame aluminium yang panjangnya hanya 15cm dan biasanya diameternya lebih besar dari ukuran diameter frame yang patah. Ferrules ini digunakan untuk menopang bagian yang patah tersebut agar frame bisa digunakan lagi.

Dengan mengenali sifat-sifat bahan frame tenda, anda bisa mendapatkan tenda yang sesuai untuk kegiatan petualangan anda dialam bebas. Karena tenda adalah My Home in The Wild.

 

*) Penulis; Hendri Agustin

Apakah Foot Print tenda itu?

Bagi kalangan penggiat outdoor yang biasa menggunakan tenda merek luar negeri pastinya sudah tidak asing lagi dengan kata-kata Foot Print. Foot print ini adalah salah satu aksesori tambahan dari produk tenda. Memang brand-brand lokal Indonesia yang memproduksi tenda tidak pernah melengkapi produk mereka dengan Foot print ini, karena umumnya produk tenda mereka lantainya terbuat dari bahan terpal yang keras dan berat. Baru mulai tahun 2013 brand Merapi Mountain mengenalkannya ke khalayak pengguna produk outdoor Indonesia, produk-produk tenda Merapi Mountain semuanya dilengkapi dengan Foot print ini baik dijual sudah dalam satu paket dengan tenda maupun dijual terpisah.

Lalu bagi anda yang tidak mengerti barang apa itu Foot print?? Silahkan simak atikel ini sampai selesai. Tenda-tenda yang menggunakan foot print ini umumnya lantainya terbuat bukan dari bahan terpal, tapi terbuat dari bahan Nylon atau polyester yang dilapisi lapisan anti air. Tenda-tenda standar hiking dan pendakian gunung umumnya menggunakan bahan ini untuk lantai tenda karena lebih ringan dan kecil saat dilipat sehingga tidak membuat repot penggunanya saat membawanya dalam ransel. Tenda berbahan terpal tidak begitu disukai karena berat dan memakan tempat dalam ransel karena hasil lipatannya yang besar dan menggembung.

Karena umumnya bahan tenda dari nylon atau polyester tahan air ini tipis dari terpal resiko rusak dan bolong, apalagi saat bersentuhan dengan permukaan tanah yang berkerikil tajam, Terlebih jika pengguna tenda tidak terlalu apik dan tidak memperhatikan dan mengecek lokasi pendirian tenda. Untuk mengatasi hal itu beberapa brand pionir peralatan outdoor menciptakan perlengkapan tambahan untuk tenda ini yaitu Foot print, yang di beberapa negara dikenal juga dengan sebutan Ground Sheet. Foot print atau Ground sheet ini terbuat dari bahan Nylon atau Polyester juga dengan tingkat ketebalan lapisan anti airnya sama atau besar dari bahan lantai tendanya. Bentuk dari foot print biasanya menyesuaikan bentuk lantai tenda, dan dirancang pas dengan lantai tenda. Foot print yang bagus adalah ukurannya tidak melewati lantai tenda dan batas sisi perlindungan dari fly sheet. Karena jika melewati semua itu maka hujan air akan masuk meresap dan terperangkap diantara lantai tenda dan foot print. Ini kondisi yang sangat tidak bagus.

Umumnya ujung-ujung dari lembar foot print ini dilengkapi dengan tali elastis atau webing bermata ikan yang fungsinya untuk dicantelkan pada setiap ujung-ujung frame tenda sehingga saat tenda dikencangkan, foot print ikut mengencang sehingga ujung-ujung sisinya tertutup pas pada sisi lantai tenda. Lantai tenda yang diberikan perlindungan foot print akan lebih awet dan juga tidak langsung kotor kena tanah, sehingga saat anda selesai menggunakan tenda, hanya foot print yang perlu anda bersihkan. Lantai tenda bagian luar tetap bersih dan terlindung.

Jadi dengan penjelasan diatas, foot print sangat penting artinya untuk membuat lantai tenda anda lebih tahan lama. Merapi Mountain mendisain setiap foot print sesuai dengan disain lantai tenda-tenda produksi kami, sehingga bisa di fungsikan sebagai alas penopang jika hanya ingin mendirikan fly sheet nya saja tanpa inner. Ini bisa dimungkinkan untuk dilakukan dengan bantuan foot print.


Sisi Foot print jangan sampai melewati sisi tenda, Kecuali sisi tenda yang berada di area teras atau vestibule.

Pemeliharaan Tenda Part 3

Bagian terakhir dari artikel cara pemeliharaan tenda ini membahas pemeliharaan tenda yang tidak boleh dilupakan saat setelah menggunakannya.

PEMELIHARAAN TENDA SEWAKTU MEMBONGKORNYA HINGGA MENYIMPANNYA.

  • Angkat dan goyang-goyang tenda. Bersihkan kotoran dan remah-remah serta buang sampah yang mungkin ada didalam tenda sebelum Anda mengemasnya kembali. Jika jenis tenda Anda freestanding, lebih mudah mengerjakannya karena frame tenda membantu meregangkan  dan terbuka saat Anda membuang keluar kotoran.
  • Saat melepas frame dari tenda, pelan-pelan dan pasti lepaskan ujung frame yang menempel pada webing di dasar ujung2 tenda. Webing ini biasanya ada yang dipasangkan mata ikan ada juga besi yang untuk dudukan ujung frame. Bukalah dengan pelan-pelan jangan kasar.
  • Lap tenda dengan kanebo. Biasanya setiap pagi pasti tenda basah oleh embun dan bagian dalam flysheet juga basah karena kondensasi (ini normal). Anda bisa cepat mengeringkannya dengan bantuan lap kanebo atau bahan sejenis yang cepat menyerap air. Sekalian anda juga bisa membersihkan kotoran tanah yang menempel pada pada flysheet bagian bawah atau bagian bawah dari dinding bathtub lantai tenda.

  • Saat melipat frame tenda. Mulailah melepatnya dari tengah frame, hal ini akan merata pendistribusian ketegangan di sepanjang tali elastis didalam frame. Ulangi terus melipatnya pada setiap setengah bagian berikutnya sampai frame tenda sepenuhnya dilipat.
  • Tenda haruslah kering sebelum dimasukan ke kantong packing. Bahkan tenda berventilasi baguspun tetap mengakumulasi kondensasi, hal ini sering terjadi di bawah lantai dan pada bagian dalam flysheet. Kelembaban yang tersisa di tenda akan merusak tenda, jadi keringkan sebisa mungkin sebelum anda packing kembali kedalam ransel anda dan memulai lagi pendakian setiap harinya selama perjalanan anda. Anda dapat menggantungkan inner tenda dan flysheet di atas cabang-cabang pohon, semak atau batu besar, tapi hati-hati untuk tidak menusuk atau tersangkut yang bisa membolongi bahan tenda anda.
  • Jika Anda harus berkemas dalam kondisi yang basah, pastikan untuk mengeringkan tenda segera setelah Anda mendapatkan kembali kerumah. Jika pada saat sampai dirumah harinya cerah, dirikan tenda basah itu di halaman agar cepat keringnya, namun jika cuaca tidak bagus, gantungkan tenda hingga kering di garasi atau tempat jemuran pakaian, jangan dibiarkan dalam keadaan terlipat dan basah.
  • Lipat tenda anda dalam bentuk lipatan selimut yang lebar. Saat disimpan lama dirumah jangan simpan tenda didalam kantong packingnya. Simpan dalam lipatan besar yang kendor dan simpan dalam container yang kering.

Bagaimana membersihkan tenda di rumah.

Angin-anginkan di tempat kering setiap selesai pulang dari perjalanan dan bersihkan. Tidak ada istilah terlalu kering. Dirikan tenda dalam ruangan atau di tempat teduh diluar. Jika anda tidak mempunyai ruang yang cukup untuk mendirikannya, gantungkan saja hingga kering

Pastikan tenda Anda seratus persen kering sebelum menyimpannya. Bahan tenda yang basah akan memicu tumbuhnya jamur, memberikan bau yang tidak enak pada tenda dan merusak lapisan polyurethane tahan airnya. Seiring waktu, kelembaban juga mulai secara kimiawi memecah caotingnya. Sebuah tenda yang terabaikan dan akan menjadi lengket-lengket coating anti airnya, atau mulai berbau aneh adalah kandidat untuk segera mendapat perhatian serius atau harus segera diganti dengan tenda baru.

Simpan tenda dengan lipatan longgar di wadah dingin dan kering. Meskipun packing tenda didalam wadah kantongnya sangat kompak saat dibawa mendaki, tapi menyimpan tenda dalam kantongnya untuk jangka waktu yang panjang adalah pilihan yang salah. Tenda haruslah disimpan dalam lipatan yang longgar dalam wadah container kering dan simpan di ruang yang dingin atau suhu kamar. Hindari menyimpan tenda di lokasi yang lembab atau panas seperti ruang bawah tanah, didalam mobil dan tempat lainnya yang panas atau lembab. Jika tempat penyimpanan anda lembab dan  satu-satunya pilihan Anda, maka tempatkan tenda anda yang sudah kering  di dalam kantong plastik yang di seal rapat atau wadah container plastik yang tahan air.

Bagaimana caranya membersihkan tenda

Bersihkan tenda setelah setiap akhir perjalanan pendakian yang cukup panjang, terutama jika tenda terkena pasir, debu halus, kotoran burung atau getah pohon. Jika Anda melakukan banyak perjalanan singkat, bersihkan tenda anda dengan pembersih yang lembut (non deterjen) secara teratur.

Jangan sekali-kali mencuci tenda dengan menggunakan mesin cuci atau mesin dry wash. Mesin cuci, terutama yang tipe top-loader dengan agitator, dapat megakibatkan bahan tenda jadi meregang dan bahkan robek, mesh serta rusak jahitan. Mesin pengering juga menyebabkan hal yang sama, dan panas yang dihasilkan mesin ini dapat merusak tenda.

Lakukan pembersihan secara umum. Gunakan spons yang non-abrasif, air dingin dan sabun non-deterjen. Gosok secara lembut daerah yang kotor dengan tangan, hati-hati saat membersihkan daerah yang ada coatingnya seperti lantai tenda dan Flysheet.
Hindari menggunakan pembersih rumah tangga seperti cairan pencuci piring, pemutih, Penghilang kotoran atau produk mengandung deterjen lainnya. Kebanyakan deterjen rumah tanggamemiliki wangi, yang pastinya akan menarik serangga, tikus dan binatang/serangga lainnya. Sebagian besar deterjen ini juga merusak lapisan anti air tenda (DWR).

Hapus sisa jamur dan cendawan. Perubahan warna dan bau apak adalah tanda-tanda bahwa mikroorganisme ini telah mulai tumbuh. Gunakan enzim cleaner untuk membunuh jamur tersebut, tapi jangan terlalu berlebihan dan merusak bahannya. Tujuan pembersihan Anda adalah semata-mata untuk menghentikan pertumbuhan dan menghilangkan bau karena hitam jamur dan cendawan sering meninggalkan noda yang permanen. Beberapa produk perawatan peralatan membutuhkan pembersihan tenda dengan cara merendamnya, sementara yang lain hanya untuk membersihkan sebagian saja.

Monitor secara teliti waktu membersihkan dgn cara perendaman. Meninggalkan tenda direndam didalam bak lebih lama dari jumlah yang ditentukan menit, akan membahayakan kemampuan tahan airnya, Karena saat itu air akan mulai secara kimiawi memecah lapisan polyurethane tahan air dari pada bahan tenda.

Putuskan bagaimana cara membersihkan getah pinus. Meskipun membuat kotor, getah pinus bukanlah pembunuh tenda. Biarkan mengering atau taburi  bedak wewangian. Pembersihan sebagian itu bisa dilakukan dengan menggunakan minyak mineral (bilas hingga bersih), tapi jangan terlalu di kucek/gosok. Anda juga dapat menggunakan produk berbasis alkohol seperti pembersih tangan atau tisu basah, dan pastikan untuk bilas dengan air setelah getah dihapus.

Pertimbangkan menggunakan perawatan bahan dengan spray. Jika Anda tinggal di daerah dengan banyak sinar matahari, Anda dapat menggunakan spray-on untuk meningkatkan ketahanan UV dan mengembalikan kembali daya tahan air dari bahan tenda.

Membersihkan ritsleting dan frame tenda. Sikat kotoran dan pasir sebelum menyimpannya. Berikan pelumas kering untuk rel ritsleting dan ujung-ujung frame. Rel resleting juga bisa dibuat lancer dengan mengoleskan lilin. Cek tali elastis didalam frame jika kendor kecangkan dengan jalan menariknya menyimpul ulang.

Pemeliharaan Tenda Part 2

Lanjutan dari artikel sebelumnya, kali ini akan kami ulas mengenai pemeliharaan tenda saat dipakai, banyak pemakai tenda yang sering ceroboh dan tidak berhati-hati sewaktu menggunakan tendanya sehingga mengurangi umur tenda.

Pemeliharaan Tenda Selama Dipakai

Berlaku lembut dengan resleting tenda. Jangan memaksa ritsleting yang macet. Sebaliknya, pegang rel resleting dengan satu tangan dan tangan satunya dengan lembut menggerakan kepala resleting kembali menggeser ke atas, dengan menggeliatkan dari sisi ke sisi sampai bahan tenda yang tersangkut itu bisa terlepas. Jika kepala resleting tercopot dari relnya, pelan-pelan kembalikan lagi sampai terpasang seperti semula. Jika sering terlepas, dengan menggunakan tang jepit ujung rel agar kepala resleting bisa di rem di ujungnya dan tidak terlepas. Hati-hati jangan terlapau kencang dan menggelembung rel resletingnya. Rel resleting yang menggelembung cepat atau lambat akan membuat macet laju dari kepala resletingnya.

Tinggalkan sepatu di luar atau di ruang teras tenda. Kotoran, pasir dan kerikil jatuh ke lantai tenda akan mempercepat rusaknya lantai tenda anda. Hilangkan kebiasaan menyimpan sepatu anda didalam tenda, oleh sebab itu tenda yang memiliki teras adalah pilihan terbaik untuk anda.

Jauhkan makanan dan produk-produk pengharum personal dalam wadah yang aman di luar tenda. makhluk kecil pengerat akan mengunyah dan membolongi bahan tenda anda saat mencium aroma yang menarik insting mereka dalam mencari makan.

Sewaktu memasak di area teras/vestibule, berhati-hatilah, jagalah apinya agar tidak mengenai flysheet bagian vestibule tenda. jika menggunakan kompor ada baiknya gunakan wind shield pada kompor agar apinya tidak liar saat terkena sempoi angin yang berembus lewat bawah flysheet. sebisa mungkin juga hindari memasak goreng-gorengan dengan minyak goreng yang percikannya sangat berpotensi merusak coating flysheet tenda anda.

Pemeliharaan Tenda Part 1

Agar tenda atau Home in The Wild anda bisa cukup panjang umur penggunaannya perlu sekali anda melakukan pemeliharaan dan perlakuan yang baik terhadap tenda tersebut. Pemeliharaan tenda itu bisa dilakukan pada saat akan mendirikan tenda, pemeliharaan tenda saat pemakainnya dan pemeliharaan tenda saat selesai mengunakannya.

PERAWATAN TENDA SAAT MENDIRIKANNYA.

Sebelum berangkat ke alam bebas, lakukan latihan cara mendirikannya. Pelajari cara mendirikan tenda dalam keadaan tanpa tekanan (seperti tidak ada angin dan hujan). Pastikan bahwa Anda memiliki semua pasak-pasaknya, tali guylinesnya dan aksesori lain yang Anda butuhkan. Saat Anda sudah berada di lapangan, ikuti panduan berikut ini dan Anda akan memperpanjang umur tenda Anda:

  • Dirikan tenda di lokasi yang sudah ditentukan. Ini adalah salah satu kunci dari prisip Leave No Trace yang mengajarkan untuk mendirikan tenda di lokasi bersih, datar dan tidak mengganggu tumbuhan yang ada disana. Setelah itu, Anda hanya perlu untuk membersihkan lokasi tersebut dari ranting-ranting, batu-batu kecil serta objek-objek tajam lainnya yang bisa melubangi lantai tenda. Hindari berbuat lebih pada lokasi tenda tersebut yang mungkin akan merusaknya.
  • Gunakan Footprint tenda. Footprint adalah alas tenda yang terbuat dari bahan waterproof besarnya sebesar ukuran lantai tenda anda. Footprint melindungi lantai tenda Anda dari abrasi dan menjaga permukaan lantai bagian bawah tetap bersih saat Anda megemasnya kembali. Juga, karena besar ukuran footprint tidak melampaui perimeter atau sisi-sisi lantai tenda, maka footprint tidak akan menyebabkan terkumpulnya air hujan diantara footprint dan lantai tenda, sebagaimana yang terjadi pada footprint yang menggunakan ponco atau bahan yang bukan original footprint tenda tersebut. Karena footprint generic atau yang ponco biasanya akan berlebih ukurannya dari ukuran lantai tenda dan ini akan menyebabkan terkumpulnya air hujan yang pada akhirnya menggenang diantara lantai tenda dan footprint.
  • Hindari meninggalkan tenda yang didirikan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu yang lama. Meminimalkan paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan elemen kunci untuk meningkatkan umur penggunaan tenda. Seiring waktu, sinar UV menurunkan waterproofing vestibule dan flysheetnya.

  • Karena flysheet lebih tahan UV dibandingkan innernya, Anda dapat meninggalkan tenda anda terjemur sinar matahari saat Anda sedang mendaki kepuncak atau saat sedang menjelajahi lokasi sekitarnya. Flysheet polyester, yang umumnya digunakan untuk flysheet  tenda, lebih tahan terhadap UV dibandingkan dengan yang terbuat dari nylon. Jika Anda akan pergi meninggalkan tenda anda dalam waktu lama atau anda camping selama beberapa hari disatu tempat, tanpa melihat bahan flysheet tenda anda, hal terbaik yang harus dilakukan dilakukan adalah mendirikan tenda di tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari. Namun dewasa ini ada tenda yang Flysheetnya sudah terbuat dari bahan yang anti UV, selain melindungi pengguna dari paparan UV tenda jenis ini juga jauh lebih awet flysheet untuk digunakan berlama-lama di bawah sinar matahari.
  • Berhati-hati dengan frame tenda. Jangan sampai frame terpukul-pukul/terantuk pada lokasi sekitar saat mendirikan tenda, pasangkan bagian sambunganya dengan benar dan sempurna. Bagian sambungan yang tidak terpasang benar akan menyebabkan frame menjadi pecah pada sambungannya (khusus untuk frame aluminium). Jika memungkinkan dirikan tenda berdua dengan teman, melengkungkan frame secara bersamaan dengan teman saat mendirikannya akan mengurangi tekanan yang berlebihan pada salah satu frame dan akan lebih memperpanjang umur frame, karena mengurangi resiko patah. Buka lipatlah frame dengan hati-hati jangan terburu-buru sehingga menghindarkannya dari resiko rusak.